Pasar Hewan Jonggol Dibangun dengan Kapasitas Ratusan Ternak, Berpotensi Jadi Simpul Perdagangan Regional

JONGGOL, BOGOR — NASIONAL NEWS CHANEL | Rabu, 23 September 2026 — Perdagangan ternak di Kabupaten Bogor mendapat wajah baru dengan hadirnya Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol. Tidak sekadar menjadi lokasi transaksi sapi, kerbau, kambing, dan domba, fasilitas tersebut dirancang untuk memperkuat tata niaga peternakan sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi bagi peternak dan pelaku usaha.

Pasar Hewan Bogor diresmikan pada Kamis, 6 Agustus 2026, dan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari area transaksi, kandang ternak, pemeriksaan kesehatan hewan hingga hotel hewan.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur peternakan Kabupaten Bogor agar aktivitas perdagangan ternak berlangsung lebih tertata, efisien, serta memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelaku usaha.

Menampung Hingga 700 Ekor Sapi dan Kerbau

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan Pasar Hewan Bogor dibangun sebagai sarana perdagangan ternak yang lebih representatif.

Pasar tersebut beroperasi setiap Senin dan Kamis, dengan kapasitas perdagangan sekitar 500 hingga 700 ekor sapi dan kerbau, serta 200 hingga 250 ekor kambing dan domba.

Aktivitas perdagangan melibatkan sekitar 70 pedagang, baik dari Kabupaten Bogor maupun dari luar daerah.

Skala tersebut membuat Pasar Hewan Bogor memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu simpul perdagangan ternak yang mempertemukan peternak, pedagang, dan konsumen dalam sistem perdagangan yang lebih terorganisasi.

“Pasar Hewan Bogor memiliki fasilitas yang tersedia meliputi ruang transaksi, kandang ternak, pemeriksaan kesehatan hewan, serta hotel hewan untuk mendukung pelayanan dan perdagangan ternak,” ujar Nurhayati.

Bukan Sekadar Tempat Jual Beli

Pembangunan pasar tersebut diarahkan bukan hanya untuk menyediakan tempat transaksi, tetapi juga membenahi mata rantai perdagangan ternak.

Dengan tersedianya kawasan khusus, aktivitas jual beli ternak diharapkan menjadi lebih tertib. Peternak memiliki ruang pemasaran yang lebih jelas, sementara pedagang mendapatkan fasilitas yang mendukung aktivitas perdagangan.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap keberadaan pasar dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki efisiensi tata niaga, serta memperluas akses pasar bagi komoditas peternakan.

Pemeriksaan Kesehatan Ternak Jadi Perhatian

Salah satu fasilitas penting yang tersedia adalah ruang pemeriksaan kesehatan hewan.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan ternak yang masuk dan diperdagangkan mendapatkan pemeriksaan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam perdagangan ternak karena berkaitan dengan kondisi hewan, keamanan perdagangan, serta kepercayaan peternak dan konsumen.

Dengan adanya fasilitas pemeriksaan, proses perdagangan diharapkan tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan kelayakan ternak.

Hotel Hewan, Solusi bagi Ternak yang Belum Terjual

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian adalah hotel hewan.

Fasilitas tersebut memungkinkan ternak yang belum terjual untuk dititipkan sementara. Hal ini memberikan kemudahan bagi pedagang maupun peternak yang datang dari wilayah yang jauh dan tidak ingin langsung membawa kembali ternaknya.

Konsep tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa Pasar Hewan Bogor diarahkan menjadi kawasan perdagangan ternak yang memiliki fasilitas lebih lengkap dibandingkan sekadar pasar tradisional.

Sastra Winara Dorong Kolaborasi

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, yang menghadiri peresmian Pasar Hewan Bogor menilai keberadaan fasilitas tersebut perlu dibarengi dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat.

Menurut Sastra, kolaborasi menjadi bagian penting agar pembangunan sektor peternakan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Semoga kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata, menghadirkan inovasi, dan mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan untuk membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju,” kata Sastra.

Ia berharap Pasar Hewan Bogor dapat memperkuat ekosistem peternakan, mulai dari aktivitas produksi, perdagangan hingga pelayanan kesehatan hewan.

Berpeluang Menggerakkan Ekonomi Peternakan

Dengan kapasitas ratusan ekor ternak dan keterlibatan pedagang dari dalam maupun luar Kabupaten Bogor, Pasar Hewan Jonggol memiliki ruang untuk berkembang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan ternak di kawasan Bogor dan sekitarnya.

Keberadaan pasar juga berpotensi menciptakan efek ekonomi berantai bagi masyarakat, mulai dari peternak, pedagang, jasa transportasi ternak, penyedia pakan hingga berbagai usaha pendukung lainnya.

Pada akhirnya, pembangunan Pasar Hewan Bogor tidak hanya berbicara tentang sebuah bangunan dan tempat transaksi. Lebih jauh, fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun rantai perdagangan peternakan yang lebih modern, sehat, tertib dan berdaya saing.

Jika pengelolaannya berjalan konsisten dan didukung tata kelola yang baik, Pasar Hewan Jonggol berpotensi menjadi salah satu simpul penting perdagangan ternak di wilayah Bogor dan kawasan sekitarnya.

Penulis/Liputan: Arif Hasym
Editor: Tim Nasional News Chanel
Sumber: Hasil Liputan
Rabu, 23 September 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top